Fenomena Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Dunia
Halo Sobat Kradio!
Pada Minggu malam tanggal 7 September 2025 telah terjadi fenomena gerhana
bulan hingga Senin dini hari, tanggal 8 September 2025.
Nah, Sobat Kradio, tahukah kamu apa itu fenomena gerhana bulan total?
Gerhana bulan adalah peristiwa ketika cahaya Matahari terhalang oleh Bumi,
sehingga tidak seluruhnya sampai ke permukaan Bulan. Fenomena ini merupakan
akibat dari dinamika pergerakan Matahari, Bumi, dan Bulan, dan hanya bisa terjadi
saat fase bulan purnama.
Secara khusus, penampakan gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan
Bulan berada pada satu garis lurus. Posisi tersebut membuat Bulan masuk ke
bayangan inti (umbra) Bumi yang disebut juga dengan ‘Blood Moon’. Pada puncak
gerhana, Bulan akan tampak berwarna merah jika kondisi langit cerah. Warna
merah ini disebabkan oleh hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi, di mana cahaya
biru tersebar lebih banyak, sementara cahaya merah tetap melintas hingga mengenai
permukaan Bulan.
Kali ini, fenomena gerhana bulan total terjadi dengan durasi 82 menit dan
disaksikan oleh orang-orang di seluruh dunia termasuk Indonesia. Fenomena ini
menjadi sejarah penting sekaligus sarana edukasi.
Sobat Kradio, adakah kamu yang mengabadikan fenomena Blood Moon? Ceritakan
pengalamanmu ya!
Komentar
Posting Komentar