Bullying Marak, 25 Anak Indonesia Akhiri Hidupnya Sepanjang 2025
Halo Sobat Kradio!! Jakarta, 31 Oktober 2025 Fenomena bullying di Indonesia semakin memprihatinkan. Sepanjang tahun 2025, tercatat 25 anak memilih mengakhiri hidupnya karena tak kuat menanggung tekanan akibat perundungan, baik di sekolah maupun di media sosial. Kasus ini menggambarkan betapa seriusnya dampak bullying terhadap kesehatan mental anak. Banyak korban merasa sendirian, tidak punya tempat untuk bercerita, hingga akhirnya memilih jalan tragis. KPAI menegaskan perlunya kerja sama semua pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan penuh empati. Pemerintah pun berencana memperkuat edukasi karakter serta pendampingan psikolog bagi siswa. Psikolog anak mengingatkan, perubahan sikap anak seperti menjadi pendiam atau menarik diri bisa menjadi tanda awal adanya masalah. “Anak hanya butuh didengar dan dipercaya,” ujarnya.