Pendaki Fomo? Pelajari Ilmu Dasar Berkegiatan Alam



Halo Sobat Kradio!! 

Kembali bersama berita informatif Kradio Station. Hari ini, kita akan bahan tentang pendaki fomo. Weits, tenang aja, kita tidak akan bahas yang buruk, kok. Kita akan membahas tentang ilmu dasar yang harus diketahui sebelum berkegiatan di alam. Sobat Kradio, alam adalah hasil karya Tuhan yang harus kita jaga. Jangan karena keegoisan manusia yang hanya ingin kerennya saja, alam menjadi rusak. Ilmu dasar berkegiatan di alam bebas harus dimiliki setiap orang yang minat terhadap alam. Dahulu, jika ingin memiliki ilmu dasar berkegiatan di alam, harus mengikuti organisasi pecinta alam. Namun, sekarang di era digital ini semakin banyak informasi yang mudah didapat jika ingin mengetahui ilmu dasar berkegiatan di alam bebas. 

Kawan-kawan dan Sobat Kradio, saat ini marak sekali anak muda yang minat terhadap gunung. Mendaki gunung sekarang menjadi hal menyenangkan dilakukan anak muda di kala waktu luang. Ada istilahnya seperti pendakian camp (Berkemah di gunung), pendakian tektok (Pendakian singkat yang dilakukan hanya dalam waktu kurang dari 24 jam dan biasanya anak-anak muda melakukan pendakian tektok di sela hari libur sekolah atau pun kerja). Nah, Sobat, minat terhadap alam tidaklah salah, namun bagaimana kita bersikap terhadap tempat yang kita datangi. 

Kali ini, kita akan belajar tentang ilmu-ilmu dasar berkegiatan di alam yang harus kamu ketahui agar tidak salah dalam persiapan jika ingin berkegiatan di alam bebas. Ilmu dasar alam meliputi: 

 1. Ilmu navigasi 

 2. Ilmu survival 

 3. Manajemen waktu 

 4. Manajemen perjalanan 

 5. Dan ilmu PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) 

 Tahukah kamu apa aja yang dimaksud dengan ilmu-ilmu dasar di atas? Simak penjelasan berikut! 

 1 Ilmu navigasi .

 Ilmu navigasi adalah ilmu untuk menentukan posisi dan arah perjalanan, serta mengarahkan kendaraan (seperti kapal, pesawat, atau kendaraan darat) ke tujuan dengan aman dan tepat. Navigasi tentunya menggunakan alat-alat seperti peta dan kompas. Namun sekarang, kamu tidak perlu repot membawa peta besar untuk berkegiatan di alam atau pun kompas manual. Telepon genggam yang telah canggih sekarang pun sudah ada fitur peta dan kompas untuk mengatahui lokasi di mana kamu berada agar tidak tersesat. 

 2. Ilmu survival 

 Ilmu survival adalah ilmu dasar bertahan hidup di alam bebas. Survival meliputi shelter, makanan, minuman, api, dan sinyal. 

- Shelter adalah tempat perlindungan untuk beristirahat ketika berkegiatan di alam. Shelter meliputi shelter alam, shelter semi buatan, dan shelter buatan. Shelter alam adalah tempat perlindungan diri yang dibuat dengan bahan-bahan dari alam seperti batang pohon, daun, ranting, lumut, dll. Shelter buatan adalah tempat terlindungan diri yang dibuat dengan bahan-bahan buatan seperti tenda, flysheet, dan ponco. Shelter semi buatan adalah tempat perlindungan diri yang dibuat dengan bahan campuran alam dan buatan seperti tenda, batang pohon, dll. Nah, Sobat, untuk kamu yang ingin berkegiatan di alam, disarankan membawa tenda ya untuk bentuk perlindungan diri.

-Makanan adalah logistik wajib yang harus dibawa ketika berkegiatan di alam agar tidak kelaparan. Logistik makanan adalah kunci keselamatan ketika berkegiatan di alam. Untuk Sobat yang ingin mendaki gunung, dipastikan membawa perbelakan yang cukup ya.

- Minuman adalah suatu hal wajib yang tidak boleh dilupakan. Dehidrasi adalah suatu hal yang bahaya ketika berkegiatan di alam. Perbelakan minuman harus dipersiapkan sematang mungkin. Karena tidak semua gunung yang saat didaki memiliki sumber mata air.

- Api adalah elemen yang paling penting. Tubuh merasakan perubahan suhu yang drastic ketika di gunung, dan ketika tubuh sudah lelah dan ingin beristirahat, kamu harus mempersiapkan pakaian hangat untuk menutupi lapisan kulit agar terhindar dari suhu dingin di gunung. Membuat perapian termasuk bentuk usaha menghangatkan diri selain baju tebal nan hangat. Api juga berguna untuk membuat makanan, memasak air panas, dan menghindari hewan buas.

- Sinyal. Sobat, tahukan kamu kalau sinyal salah satu hal yang paling penting ketika berkegiatan di alam? Sinyal berguna untuk memberi kabar kepada keluarga di kota atau pun pihak basecamp. Namun sinyal yang dimaksud di sini adalah, tanda atau usaha yang dilakukan ketika kamu tersesat di alam bebas. Sinyal yang kamu lakukan bisa menggunakan teriakan, pukulan benda-benda yang kamu bawa, headlamp, peluit, jejak kaki, tanda di pohon, dll. Perapian termasuk sinyal yang digunakan ketika tersesat. Asap dari perapian memudahkan tim pencarian untuk menemukan kamu.

 Nah, itu dia, Sobat Kradio, ilmu-ilmu dasar berkegiatan di alam bebas. Untuk kamu yang mau naik gunung, bersiapkan diri hingga matang, diusahakan mencari informasi selengkap-lengkapnya menganai gunung yang akan didaki, dan mempersiapkan logistik. Jangan hanya untuk keren-keren saja, Sobat, jika berfoto di puncak. Pada intinya, pendaki keren adalah pendaki yang mempersiapkan segala kebutuhannya. Jumpa di berita informatif selanjutnya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dragon Ball Super : Galactic Patrol Resmi di Garap! Goku dan Kawan-Kawan Siap Menghadapi Ancaman Baru!!

Seorang Pengemudi Ojek Online Tewas Terlindas Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob pada Demo Buruh Kemarin.

Buruh Gelar Aksi Demo, DPR Memilih WFH