Mamalia Lambat Itu Kukang, Kakung, Atau Kangkung?


Halo Sobat Kradio Station!!
Berita kali ini, kita akan membahas salah satu hewan
yang pergerakannya sangaaaaatttttt lambat. Apa itu? Kukang!
Kukang maupun Kungkang adalah primata kecil yang tergolong dalam
genus Nycticebus, bagian dari keluarga Lorisidae yang sebarannya berada di Asia
Tenggara. Genus Nycticebus tersebar dari Burma, China, Kamboja, India,
Thailand, Singapore, Vietnam, Malaysia, dan juga Indonesia. Hewan ini merupakan
hewan nokturnal karena aktif mencari makan pada malam hari dan tidur siang di
pohon untuk menghindari predator serta kompetisi makanan.
Namun, Sobat, ada perbedaan antara Kukang maupun Kungkang walaupun sesama
mamalia arboreal, artinya mereka menghabiskan sebagian besar waktu hidup di
antara dahan pohon, khususnya di bagian kanopi hutan hujan,
Kukang tergolong sebagai Primata. Kukang juga termasuk dalam suborder primata
Strepsirrhini yang hidup secara nocturnal. Suborder ini mencakup lemur, galago,
dan potto dari Afrika, serta Kukang dari India dan Asia Tenggara. Kukang banyak
terdapat di Asia Tenggara dan daerah sekitarnya, mulai dari Bangladesh dan India
Timur Laut di barat hingga Kepulauan Sulu di Filipina Timur, dan dari provinsi
Yunnan di Cina di utara hingga pulau Jawa di selatan.
Sementara Kungkang termasuk ke dalam superordo Xenarthra, sebagaimana
armadillo dan trenggiling. Kungkang pun lebih banyak ditemukan di Amerika
Tengah dan Selatan.
Untuk adu cepat? Mana, sih, yang lebih cepat? Kukang atau Kungkang?
Jawabannya, Kukang-lah pemenangnya! Tepuk tangan, Sobat!!
Jika ada lomba adu kecepatan antara Kukang dan Kungkang, nih, Sobat, maka
Kukang-lah yang akan jadi pemenangnya. Kungkang hanya bergerak 17,70 meter
per jam dan mereka selalu bergerak dalam kecepatan yang sama dan terukur.
Kalau Kungkang, hadeh ... lambaatttt, untuk melarikan diri dari mangsa pun
Kungkang terlalu lambat bergerak, maka dari itu Kungkang hanya mengandalkan
kemampuan kamuflasenya untuk bertahan dari mangsa.
Yaaa, Kukang juga lambat sih, Sobat, tapi mereka bergerak sedikit lebih cepat dari
Kungkang dengan jarak tempuh 1.899 km per jam dan dapat lebih cepat saat
menyerang mangsanya di malam hari.
Gerakan yang cemberung lamban membuat Kukang memiliki sistem metabolisme
yang lambat pula, namun tentu saja tak selambat sistem metabolisme Kungkang.
Kukang adalah mamalia omnivora, mereka tak hanya memakan buah-buahan,
namun juga dedaunan, getah pohon, namun juga serangga dan satwa-satwa kecil.
Info penting, nih, Sobat, Kukang maupun Kungkang adalah hewan yang dilindungi.
Jadi, mereka bukan hewan yang dapat dipelihara sembarangan ya. Perawatan
mereka pun tidak semudah hewan peliharaan lainnya.
Sudah cukup belum, Sobat, perkenalan dengan hewan unik ini? Tetap pantau beritaberita dari Kradio Station ya.

Komentar