Wajah Baru Bandung! Gedung Sate dan Gasibu Bakal Menyatu Jadi Plaza Megah

Halo Sobat K-Radio!! 
Apa kabar semuanya? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat dan
tetap semangat menjalani aktivitas ya!
Sobat K-Radio yang sering nongkrong di area Diponegoro, harus siap-siap nih! Ikon
kebanggaan Jawa Barat, Gedung Sate, saat ini sedang dalam proses perombakan besar-besaran.

Proyek ambisius ini akan menyulap halaman depan Gedung Sate menjadi sebuah plaza
terintegrasi yang menyambung langsung dengan Lapangan Gasibu.
Penasaran bakal jadi seperti apa? Yuk, simak detailnya biar nggak gagal fokus!
Proyek Rp 15,8 Miliar: Satukan Sejarah dan Ruang Publik Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memulai pengerjaan revitalisasi ini sejak 8 April 2026 dan ditargetkan rampung pada 6 Agustus 2026. 

Proyek yang digagas oleh Gubernur Dedi
Mulyadi (KDM) ini memakan anggaran sebesar Rp 15,82 miliar.Tujuan utamanya bukan sekadar mempercantik diri, tapi menciptakan ruang terbuka publik
yang lebih inklusif, fungsional, dan ramah bagi pejalan kaki. 

Dengan luas lahan penataan mencapai 14.642 m², kawasan ini diharapkan menjadi simbol identitas Jawa Barat yang
semakin kuat.
Jalan Diponegoro Bakal "Tuker Nasib"?
Nah, ini dia yang paling penting buat para pengendara! Karena halaman Gedung Sate akan dipanjangkan hingga menyentuh Gasibu, otomatis Jalan Diponegoro yang melintang di
tengahnya akan mengalami perubahan.

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa jalan tersebut tidak ditutup total, melainkan
dialihkan.
• Sebagian lahan di sisi Lapangan Gasibu akan digunakan untuk jalur jalan baru.
• Area Jalan Diponegoro yang sekarang akan diubah fungsinya menjadi halaman/plaza.
• Intinya, jalur yang tadinya lurus akan sedikit berbelok demi menyatukan kedua kawasan ikonik tersebut. Kondisi Terkini di Lapangan. Pantauan terbaru menunjukkan aktivitas pembongkaran sudah berlangsung intensif di halaman depan Gedung Sate.
• Paving blok dan batu andesit yang lama sudah mulai diangkat menggunakan alat berat.
• Taman-taman di area plaza juga tampak mulai diratakan untuk dipersiapkan bagi desain baru.
• Gedung Utama Tetap Aman: Tenang saja Sobat, pembangunan ini hanya fokus pada
area luar. Gedung Sate sebagai bangunan cagar budaya tetap dilindungi dan tidak
akan diutak-atik.

FYI: Mirip Konsep Luar Negeri?
Integrasi ruang terbuka seperti ini sebenarnya sudah banyak diterapkan di kota-kota
besar dunia untuk mengurangi sekat antara pusat pemerintahan dan rakyatnya. Dengan
hilangnya pagar pembatas yang kaku, Gedung Sate diharapkan tidak lagi terasa "tertutup" dan bisa dinikmati lebih dekat oleh warga.

Nah, itu dia Sobat K-Radio update terbaru soal proyek "Mega Plaza" Gedung SateGasibu! Gimana menurut kalian? Apakah pengalihan jalan ini sepadan dengan hadirnya
ruang publik baru yang lebih luas?
Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya! Stay tuned terus buat update berita terkini
lainnya hanya di K-Radio!
K-Radio!! The Powerfull and Qualified Station, radionya anak kampus Universitas Logistik
dan Bisnis Internasional!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dragon Ball Super : Galactic Patrol Resmi di Garap! Goku dan Kawan-Kawan Siap Menghadapi Ancaman Baru!!

Seorang Pengemudi Ojek Online Tewas Terlindas Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob pada Demo Buruh Kemarin.

Buruh Gelar Aksi Demo, DPR Memilih WFH