Waspada! BNN Usulkan Larangan Vape Akibat Penyalahgunaan Narkoba

 

                                          

Halo Sobat K-Radio!! 

Apa kabar semuanya? Semoga kalian semua dalam keadaan yang baik-baik aja dan tetap enjoy the life ya!

Hayoo, siapa nih di sini yang masih setia ngebul pakai vape? Angkat tangan dulu! Karena mimin punya kabar yang cukup penting banget buat para vapers di luar sana, jadi simak baik-baik ya, jangan sampai kelewatan!

Sobat K-Radio yang masih nge-vape, harus siap-siap mulai "berpuasa” nihh... Soalnya, Badan Narkotika Nasional alias BNN baru saja secara resmi mengusulkan pelarangan total peredaran vape di Indonesia.

Jadi gini, Sobat. Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan usulan pelarangan vape beserta cairannya (liquid) langsung dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026. Rapat ini digelar dalam rangka pembahasan RUU Narkotika dan Psikotropika.

Menurut Suyudi, vape sudah bukan lagi sekadar alternatif rokok biasa. Perangkat ini kini terbukti jadi media baru peredaran narkotika secara terselubung  dan yang bikin lebih khawatir, penggunanya makin banyak dari kalangan anak muda!

 

HASIL UJI LAB BNN - 341 SAMPEL CAIRAN vape

11 sampel mengandung ganja sintetis

23 sampel mengandung etomidate (obat bius)

1   sampel mengandung sabu (methamphetamine)

 

Nah, yang bikin makin serius nih,s alah satu zat yang ditemukan yaitu etomidate. Etomidate adalah obat bius yang biasa dipakai di dunia medis. Tapi sejak terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025, etomidate resmi masuk daftar narkotika golongan II. Artinya, kalau disalahgunakan bisa berujung pidana serius, mulai dari efek penurunan kesadaran sampai risiko ketergantungan!

Masalahnya, hukum yang ada sekarang baru bisa menjerat pelaku lewat UU Kesehatan yang ancamannya masih lebih ringan. Makanya BNN mendorong keras agar larangan vape masuk langsung ke RUU Narkotika supaya penindakannya bisa lebih tegas!

"Jika vape sebagai media ini dilarang, maka peredaran etomidate juga dapat diatasi secara signifikan, selayaknya sabu yang selalu memerlukan bong sebagai media untuk mengonsumsinya."

-          Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala BNN

 

Selain itu, BNN saat ini juga mencatat ada 1.386 jenis zat psikoaktif baru alias New Psychoactive Substances (NPS) yang beredar di seluruh dunia dan 175 di antaranya sudah masuk ke Indonesia! Kebayang kan, seberapa cepat modus baru ini berkembang?

Ahmad Sahroni selaku Ketua Komisi III DPR RI, mengungkapkan dukungannya secara langsung dan mendorong larangan vape masuk ke RUU Narkotika. Bahkan Gubernur Banten Andra Soni ikutan angkat suara, menyebut langkah ini visioner demi melindungi generasi muda. Nggak ketinggalan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun turut menyatakan dukungannya.

FYI, negara-negara ASEAN juga udah duluan ambil sikap tegas lho, seperti Vietnam, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Laos sudah lebih dulu melarang vape. Malaysia pun bakal menyusul tahun ini. Jadi Indonesia tinggal selangkah lagi nih!

Proses selanjutnya, RUU Narkotika dan Psikotropika sudah masuk Prolegnas 2026 dan ditargetkan kelar tahun ini. Artinya, perdebatan soal nasib vape di Indonesia bakal makin seru ke depannya. Apakah hal itu akan dilarang total, dibatasi ketat, atau diawasi secara khusus.

 

Nah, itu dia Sobat K-Radio! Update terbaru seputar wacana pelarangan vape dari BNN yang lagi rame diperbincangkan!

Sekarang pertanyaannya balik ke kalian nih!! Gimana menurut kalian? Setuju nggak sama usulan BNN ini? Atau ada pendapat lain yang mau kalian sampaikan? Tulis langsung yaa di kolom komentar di bawa, mimin penasaran banget sama jawaban kalian!

Stay tuned terus buat dapetin update informasi berita terkini lainnya yaa.. Sobat K-Radio!

 

K-Radio!! The Powerfull and Qualified Station, radionya anak kampus Universitas Logistik dan Bisnis Internasional!! 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dragon Ball Super : Galactic Patrol Resmi di Garap! Goku dan Kawan-Kawan Siap Menghadapi Ancaman Baru!!

Seorang Pengemudi Ojek Online Tewas Terlindas Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob pada Demo Buruh Kemarin.

Buruh Gelar Aksi Demo, DPR Memilih WFH